Mengulas Novel Laut Bercerita
![]() |
| sumber gambar: pinterest |
A. Sinopsis:
Novel laut bercerita menceritakan tentang aktivis mahasiswa di masa orde baru bernama Biru Laut Wibisono yang berkuliah di UGM dengan jurusan Sastra Inggris. Di kampus, laut bergabung dengan kelompok aktivis Wirasena yang bermarkas di Seyegan atau disebut juga Rumah Hantu. Kelompok Wirasena tersebut terdiri dari Kinan, Sunu, Alex, Daniel, Gala atau Sang Penyair, Gusti, Ahmad, Coki dan Naratama.
Tahun 1998, menjadi tahun yang kelam dan gelap, dimana orang-orang hilang, disiksa, dan dibantai. Pada tahun itu juga, Laut menjadi Sekjen Wirasena sekaligus menjadi buronan pemerintah orde baru dan berhasil dimasukkan ke sebuah tempat yang keji. Laut dan teman-temanya disiksa, disetrum berkali-kali, diberi semut rangrang, serta ditendang agar mau memberi kesaksian siapa dalang dari mereka (Wirasena), dan siapa yang membiayai kelompok itu selama ini.
Pada tanggal 23 April 1998 satu persatu para aktivis dibebaskan, beberapa yang dibebaskan ada Alex, Daniel, Naratama, Coki, Hamdan, Arga Masagi, Hakim Subali, Harun. Namun 13 aktivis yang lain masih dinyatakan hilang diantaranya Biru Laut, Gala Pranaya, Kasih Kinanti, Sunu Dyantoro, Julius Sasongko, Narendra Jaya, Dana Suwarsa, Widi Yulianto, dan lima orang lain lagi.
Setelah berhari-hari disiksa, saat itu Laut dibawa ke sebuah tempat yang sama dengan namanya yaitu laut. Kemudian ia ditenggelamkan bersama dengan cerita yang belum sempat ia sampaikan. Sementara itu, Adik Laut ingin sekali meyakinkan kedua orang tuanya bahwa kakaknya yaitu Laut tidak akan pulang. Ia sendiri tidak tahu apakah kakaknya masih hidup, sehat, apakah baik-baik saja. Semuanya hanya menjadi tanda tanya juga kebingungan.
Sudut pandang novel laut bercerita terdiri atas dua bagian. Bagian pertama
mengambil sudut pandang seorang mahasiswa aktivis bernama Laut, menceritakan
bagaimana Laut dan kawan-kawannya menyusun rencana, berpindah-pindah dalam
pelarian, hingga tertangkap oleh pasukan rahasia. Sedangkan bagian kedua dikisahkan oleh Asmara, adik Laut. Bagian kedua mewakili perasaan keluarga
korban penghilangan paksa, bagaimana pencarian mereka terhadap kerabat mereka
yang tak pernah kembali. Berusaha mencari secercah harapan tentang keberadaan
para aktivis yang masih hilang dan tentang perasaan para korban yang selamat atas kejadian yang dialaminya.
B. Tema:
Novel Laut Bercerita bertema tentang perjuangan para aktivis di era orde baru melawan pemerintah orde baru yang otoriter dan tidak memedulikan nasib rakyat kecil.
C. Tokoh:
Biru Laut Wibisono
Kinan
Sunu
Alex
Daniel
Gala atau Sang Penyair
Gusti
Ahmad
Coki
Naratama
Anjani
Asmara
Bapak dan Ibu Laut
D. Latar waktu:
Latar waktu novel Laut Bercerita yaitu dimulai pada tahun 1991 sampai 2007.
E. Latar tempat:
Seyegan Yogyakarta, Ciputat, Jakarta, New York.
F. Alur:
Alur novel Laut Bercerita yaitu campuran (maju dan mundur).
G. Sudut pandang:
Menggunakan sudut pandang orang pertama.
H. Amanat:
Amanat yang terkandung dalam novel ini adalah memberikan pengajaran tentang perjuangan serta pengorbanan yang rela untuk jatuh, lalu bangkit dengan harapan agar kelak di masa mendatang semuanya sudah tidak sama dan menjadi masa yang lebih baik lagi.
I. Komentar tentang novel Laut Bercerita:
Novel Laut Bercerita memiliki banyak kisah suram didalamnya, namun kisah
tersebut menjadikan sebuah pelajaran bagi kita semua. Tokoh Biru Laut menjadi
tokoh favorit bagi saya karena ia menjadi seseorang yang berjiwa besar, tetap
membela dan membantu rakyat kecil di masa orde baru yang mengalami banyak
tantangan. Laut memberi banyak pesan melalui kisahnya ini tentang kejamnya masa
orde baru dimana pemerintah kala itu sangatlah keji terhadap para rakyatnya.
Namun, tokoh Laut ini sangat membela juga mendukung sebagai bentuk
pemberontakannya agar pemerintahan tetap berjalan lebih baik lagi dan
memedulikan rakyat kecilnya. Tokoh Laut memberikan pengajaran tentang
kegigihannya untuk memberikan yang terbaik kepada negara Indonesia. Melalui
tokoh Laut ini sangat menginspirasi bagi pemuda-pemuda diluaran sana yang lebih
mementingkan diri sendiri dari pada orang lain untuk lebih mengerti kepada sesama
manusia yang membutuhkan bantuan.

Saya ingin menonton film nyaa huhuuu😭
BalasHapusbaca novelnya juga tapi belum selesai, aku izin baca sinopsisnya ya kak
BalasHapusWaw resensinya sangat simpel dan mudah dipahami
BalasHapuswahh menarik, jadi ingin baca novelnya
BalasHapus